essai

TIDAK SEMUA YANG KITA USAHAKAN SESUAI HARAPAN

Kawan pernahkan kalian berusaha tapi hasilnya tidak lebih baik dari orang yang kita lihat tidak banyak berusaha? Saya seringkali mengalaminya.

Setiap kali mengerjakan sesuatu, saya selalu berusaha semaksimal mungkin. Tetapi, setelah mendapatkan hasilnya, saya harus mendapati kekecewaan karena orang yang bekerja biasa-biasa saja (yang saya amati) mendapatkan hasil yang lebih bagus daripada saya. Terkadang saya berfikir, apakah saya begitu bodoh?

Untuk semacam tugas kuliah, saya selalu berusaha menulis dan tidak membuat copy paste dari internet. Saya menelusuri jurnal-jurnal dan membacanya dengan seksama. Tetapi, saat di kelas, semuanya rasanya menjadi sia-sia. Pengorbanan waktu saya tidak ada hasilnya, dan saya merasa lelah mengalami hal tersebut berulang-ulang.

Saya sempat berfikir untuk mengikuti jejak mereka. Tapi kata hati saya melarang untuk melakukan hal demikian. Ketidak puasan lebih mendalam lagi jika saya melakukan hal demikian. Saya tidak bisa membiarkan kata hati saya berlalu begitu saja. Dan mengikuti kata hati sesuai dengan apa yang ia katakan. Dan saya sedikit puas.

Tetapi, ada yang harus saya pelajari dari beberapa peristiwa tersebut. Tidak semua yang kita usahakan selalu sesua dengan harapan. Tidak semua yang kita inginkan bisa terwujudkan, tidak semua ekspektasi bisa menjadi realita. Begitulah kehidupan.

Mungkin ada yang kurang yang kita lakukan yang sebenarnya luput dari perhatian kita. Mungkin mereka yang melakukan hal yang biasa saja sudah berjuang lebih keras dari pada kita terlebih dahulu, sehingga mereka sekarang tinggal memetik buahnya. Dan apa yang kita lakukan dulu mungkin tidak terlalu berpengaruh terhadap apa yang kita lakukan sekarang.

Tetap berusaha dan melakukan hal yang terbaik adalah hal yang mesti dilakukan. Bulatkan tekad, dan lakukan. Jangan banyak berfikir hal-hal negatif yang justru akan membuat alam bawah sadar lemah, dan melemahkan kinerja tubuh.

Bukan untuk meruntuhkannya dan membuat kebiasaan baik menjadi kebiasaan yang buruk. Hidup bukan saja melulu tentang hasil, kita hidup tentang berjalan dan berproses. Bukankah hidup belum berakhir selama kita masih bernafas? Dan setelah tidak bernafas pun kita akan mengalami keajaiban-keajaiban lain yang seringkali kita dengar dari agama kita, yaitu kehidupan setelah kematian?

Ayolah kita harus bersemangat apapun yang terjadi. Tetap jaga semangat dan jangan pantang menyerah menyelaraskan kata hati dan tingkah laku pribadi.

(Menyemangati diri sendiri yang sedang numpuk tugas)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s